MOST RECENT

|

Rumah Sakit di Aceh Belum Memadai

Lhokseumawe, acehmagazine.com
Fasilitas layanan kesehatan rumah sakit di Aceh belum memadai. Minimnya fasilitas itu membuat masyarakat yang berobat harus repot-repot pindah ke rumah sakit di daerah lain. "Biasanya pasien kita rujuk ke rumah sakit di Medan atau Banda Aceh, kalau alatnya tidak ada di sini," sebut Direktur Rumah Sakit Umum Cut Mutia, Lhokseumawe, Hamdani Oesman, Rabu (30/4).

"Ini kerap kali terjadi."Beberapa kali pihaknya menerima pasien yang harus menjalani kemoterapi. Kemoterapi merupakan alat yang dibutuhkan untuk pasien yang mengidap penyakit kanker. "Kita tidak miliki alat itu, bahkan di Banda Aceh, alat itu juga tidak ada," sebut Hamdani.

Solusinya, papar Hamdani harus dirujuk ke rumah sakit di Medan, Sumatera Utara. Secara otomatis, pasien harus menyiapkan pundi dana yang besar. "Selain untuk kemoterapi tentu juga untuk biaya selama di Medan," paparnya. Kata dia, jika fasilitas itu ada di Aceh, maka biaya pengobatan tak akan terlalu mahal yang harus ditanggung pasien.

Lebih jauh Hamdani menyebutkan umumnya pasien di Lhokseumawe dan Aceh Utara banyak yang menggunakan layanan asuransi kesehatan untuk masyarakat miskin (Askeskin). "Namun akan memberatkan bagi pasien pada saat harus dilakukan rujukan, apalagi ke Medan. Karena untuk biaya transportasi merupakan tanggung jawab pasien," ucapnya.

Dia berharap, satu waktu alat untuk kemoterafi tersebut bisa tersedia di rumah sakit umum itu atau di rumah sakit lainnya di Aceh. Tujuannya, agar tidak terjadi keterlambatan rujukan sehingga membahayakan jiwa pasien. [M.Sambo]

Publis Oleh Dimas Sambo on 22.04. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Rumah Sakit di Aceh Belum Memadai"

Posting Komentar

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added